Polres Kepulauan Yapen Gelar Apel Operasi Patuh Cartenz 2025: Dorong Budaya Tertib Lalu Lintas

Serui, 15 Juli 2025 – Polres Kepulauan Yapen menggelar apel pasukan dalam rangka pelaksanaan Operasi Patuh Cartenz 2025 pada Senin (14/7/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas” dan dipimpin langsung oleh Kapolres Kepulauan Yapen, AKBP Ardyan Ukie Hercahyo, S.I.K., M.I.K.
Dalam amanat tertulis Kapolda Papua Irjen Pol Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si, yang dibacakan oleh Kapolres, disebutkan bahwa Operasi Patuh Cartenz 2025 dilaksanakan serentak di 38 provinsi di seluruh Indonesia. Tujuan utamanya adalah untuk menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang lebih baik pasca Hari Bhayangkara 2025.

“Operasi ini merupakan bentuk sinergitas nyata antara TNI-Polri dan stakeholder terkait guna meningkatkan kesadaran serta kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas,” jelas AKBP Ardyan.

Menurutnya, permasalahan lalu lintas tidak dapat ditangani Polri sendiri, tetapi membutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar dapat diatasi secara menyeluruh. Ia juga mengingatkan agar penegakan hukum dilakukan secara profesional, tanpa adanya negosiasi atau praktik yang melukai hati masyarakat.

“Lalu lintas adalah urat nadi perekonomian negara. Oleh sebab itu, menjaga ketertiban dan kelancaran berlalu lintas adalah bagian penting dalam kehidupan bernegara,” tegasnya.

Operasi Patuh Cartenz 2025 bertujuan untuk menekan angka pelanggaran, kecelakaan, dan fatalitas korban lalu lintas, sekaligus meningkatkan disiplin masyarakat. Operasi ini juga diharapkan mampu menangani potensi gangguan (PG), ambang gangguan (AG), dan gangguan nyata (GN) yang berisiko menyebabkan kemacetan dan kecelakaan, baik sebelum, saat, maupun setelah operasi berlangsung.
Kapolres menekankan agar seluruh jajaran melaksanakan operasi ini dengan pendekatan yang profesional dan humanis, serta melibatkan semua elemen masyarakat guna menciptakan budaya tertib berlalu lintas di Kepulauan Yapen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *